Selasa, 03 Juli 2012
Klayar dimalam itu
Bicara mengenai pantai , aku pun punya kisah tersendiri yang mungkin orang lain menyebutnya dengan “kenangan” .
Bukan galau, sama sekali tidak hanya terlintas didalam benakku tentang kenangan indah yang tertulis dengan pensil warna didalam album kenanganku .
aku teringat ketika aku berkata dalam hati disaat dia memelukku :
“ laut, aku datang pada debur ombakmu di malam hari yang sepi, pada pasirmu yang hanya ada jejak kaki berdua
ya, aku datang padamu dengan seseorang, seseorang yang susah payah berusaha membawaku sejauh ini, hanya untuk menemuimu. Aku sekarang bersama dia :) mampu berbagi hari dan cerita bersamanya . aku damai berada disampingnya . “
aku berkata dalam hati sambil melihat sorot matanya yang begitu meyakinkan ku bahwa hanya dia laki-laki yang aku inginkan , dan aku ingin selalu bersamanya . Itu saja tidak lebih . Bahkan ketika dia memelukku erat dihamparan pasir pantai klayar dan sorot lampu dari kapal para nelayan . Taukah apa yang ingin aku katakan padanya ?
aku mampu menulis kata bahagia sekarang, yang benar-benar bahagia, karena aku telah membuktikan kata-kataku dulu padamu, kerinduan padamu, dan aku datang bersamanya :)
Kami lelah, kemudian berdiam di pantaimu. kami tenang, dan engkau jua tenang
kapan-kapan aku akan datang lagi, dan selalu akan merinduka lautmu, ombakmu dan pasirmu :D aku akan datang lagi dengan cerita yang berbeda, bahwa kita sudah sama-sama berbahagia.
*** tapi sudahlah itu hanya bagian dari kenangan , jiwa ini pun turut bahagia ketika kini dia telah bahagia dengan yang lain .


0 komentar:
Posting Komentar